Progres Pembangunan Stasiun Halim untuk KCJB Capai 91%

Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) rencananya akan soft launching pada 18 Agustus 2023 mendatang. Progres pembangunan Stasiun KCJB Halim terus ditingkatkan, kini progresnya sudah mencapai 91%.

“Progresnya sudah mencapai 91? akan terus kami kebut pembangunannya, sehingga dapat dicoba oleh masyarakat di bulan Agustus,” kata Manager PT KCIC, Emir Monti dikutip dari laman https://binamargadki.net/

Emir menjelaskan Stasiun Halim menyediakan fasilitas untuk pelayanan seperti loket, vending machine, ruang tunggu dan juga ada berbagai macam tenant termasuk UMKM yang berjumlah 30?ri total keseluruhan tenant.

Nantinya, KCJB akan memiliki empat stasiun yakni Stasiun Tegalluar, Stasiun Padalarang, Stasiun Karawang dan Stasiun Halim.

Kereta Cepat Siap Beroperasi Komersial di Oktober

Jakarta: PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan beroperasi komersial pada Oktober 2023. Progres pembangunan proyek sudah mencapai 91 persen per akhir Mei.

Dari Agustus hingga September 2023 merupakan masa pengenalan operasional KCJB ke masyarakat. Pada masa pengenalan tersebut, stasiun yang akan melayani naik turun penumpang jumlahnya masih terbatas

“Jadi di Agustus, September, itu masa pengenalan. Iya Oktober nanti (operasi komersial) sudah ada ketentuan pembayaran tarif yang berlaku,” kata Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti di Stasiun KCJB Halim, Jakarta, Rabu, 14 Juni 2023.

Adapun tata cara dan skema pendaftaran masyarakat menggunakan jasa KCJB dalam masa pengenalan operasional tengah dikaji KCIC bersama Kementerian Perhubungan. Termasuk besaran tarif resmi saat operasi komersial KCJB di Oktober nanti masih belum ditentukan besarannya.

“Selama pengenalan nanti tidak gratis. Apakah berbayar Rp1, Rp17, ini masih dibahas bersama. Termasuk besaran tarif komersial. Nanti kita umumkan,” jelas Emir.

Kecepatan Kereta Diinspeksi Bertahap

Saat ini, KCIC tengah melakukan tahapan testing dan komisioning KCJB dengan kereta inspeksi atau comprehensive inspection train (CIT). Pengujian dilakukan secara berkala dengan rute Stasiun Tegalluar, Stasiun Padalarang, Stasiun Karawang, dan Stasiun Halim.

Kecepatan kereta inspeksi secara bertahap dilakukan pengujian dengan kecepatan ditambah dari yang saat ini 180 kilometer (km) per jam, 300 km per jam, 350 km per jam, hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya di 385 km per jam.

Setelah tahapan tersebut dapat dilalui, pada pertengahan Juli 2023, KCIC akan uji coba pengoperasian menggunakan rangkaian kereta penumpang atau electric multiple unit.

Emir menambahkan, untuk progres pembangunan empat stasiun KCJB rata-rata di atas 90 persen. Di Stasiun KCJB Halim, sudah mencapai 92 persen progresnya. Progres Stasiun Karawang dan Tegalluar sebesar 93 persen dan Stasiun Padalarang baru mencapai 63 persen.

Total ada 11 gerbong yang didatangkan dari Tiongkok, dengan satu gerbong berjumlah delapan kereta dengan total kapasitas 601 penumpang per kereta.

Soft Launching 17 Agustus, Tarif Minimal Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp1

Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan dikenalkan ke masyarakat atau soft launching pada 17 Agustus 2023.

Masyarakat yang ingin menjajal moda transportasi tersebut akan dikenakan tarif minimal Rp1 atau bisa lebih.

Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Emir Monti menjelaskan pengenaan tarif kereta cepat tersebut sama halnya dengan pendaftaran uji coba kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jabodebek pada Juli yang dikenakan tarif Rp1.
al ini karena dengan sistem tapping nol rupiah tidak bisa terdeteksi.

“Sebetulnya bukan (gratis), ini karena masalah teknis saja. Apakah nanti Rp1, Rp17 atau Rp1.000, ini masih dikaji bersama. Seperti LRT, ini harus tapping,” kata Emir di Stasiun KCJB Halim, dilansir Media Indonesia, Rabu, 14 Juni 2023.

Saat pengenalan operasi KCJB dari Agustus hingga September 2023, stasiun yang dilayani KCJB terbatas yakni dari Stasiun KCJB Halim hingga ke Padalarang, tidak sampai stasiun akhir Tegalluar.